Friday, 10 May 2013

BAHAN AJAR



Bahan Ajar
 
 Oleh : Ika Nafisatul Korijah
A.  Pengertian
Bahan ajar merupakan informasi, alat dan teks yang diperlukan guru/instruktur untuk perencanaan dan penelaahan implementasi pembelajaran.
 Sedangkan  menurut Pannen (1995) Bahan ajar adalah bahan atau materi pelajaran yang disusun secara sisitematis, yang digunakan  guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Jadi dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa bahan ajar yaitu seperangkat materi yang disusun secara sistematis baik tertulis maupun tidak sehingga tercipta lingkungan/suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar. 
Bahan ajar mempunyai struktur dan urutan yang sistematis, menjelaskan tujuan instruksional yang akan dicapai, memotivasi peserta didik untuk belajar, mengantisipasi kesukaran belajar peserta didik sehingga menyediakan bimbingan bagi peserta didik untuk mempelajari bahan tersebut, memberikan latihan yang banyak, menyediakan rangkuman, dan secara umum berorientasi pada peserta didik secara individual (learner oriented). Biasanya, bahan ajar bersifat mandiri, artinya dapat dipelajari oleh peserta didik secara mandiri karena sistematis dan lengkap (Panen dan Purwanto, 2004).

Bahan ajar dapat dibedakan menjadi empat:
a.       Fakta, siswa diminta untuk mengingat suatu obyek, symbol atau pristiwa.
b.      Konsep, siswa diminta untuk menyatakan suatu definisi, menuliskan cirri khas tertentu, mengklasifikasikan beberapa contoh sesuatu dengan suatu definisi.
c.       Prosedur, siswa diminta untuk menjelaskan langkah- langkah, prosedur scara urut, atau memecahakn suatu masalah atau membuat sesuatu.
d.      Prinsip, siswa diminta untuk mengemukakan hubungan antara beberapa konsep atau menerangkan keadaan ataupun hasil hubungan antara berbagai macam konsep.
B.  Bentuk Bahan Ajar
a.       Bahan cetak
seperti: hand out, buku, modul, lembar kerja siswa, brosur, leaflet, wallchart,
b.       Audio Visual
seperti: video/film,VCD
c.       Audio
seperti: radio, kaset, CD audio, PH
d.      Visual
Seperti : foto, gambar, model/maket.
e.       Multi Media
Seperti : CD interaktif, computer Based, Internet
Bahan ajar juga mempunyai beberapa cakupan dalam penyusunan suatu bahan ajar, diantaranya:
         Judul, MP, SK, KD, Indikator, Tempat
         Petunjuk belajar (Petunjuk siswa/guru)
         Tujuan yang akan dicapai
         Informasi pendukung
         Latihan-latihan
         Petunjuk kerja
         Penilaian
C.       Pengembangan bahan ajar
Prosedur Pengembangan Bahan Ajar. Ada beberapa langkah dalam mengembangkan bahan ajar yaitu:
1.        Menganalisis kebutuhan instruksional yang menghasilkan perilaku-perilaku umum yang dibuat dalam bentuk Tujuan Instruksional Umum (TIU);
2.        Menganalisis tujuan instruksional dengan menjabarkan perilaku-perilaku umum dari TIU menjadi perilaku-perilaku khusus yang menghasilkan perilaku-perilaku yang diharapkan dimiliki oleh siswa;
3.        Menganalisis karakteristik siswa dan lingkungan menghasilkan perilaku-perilaku khusus yang sudah dimiliki oleh siswa;
4.        Merumuskan Tujuan Instruksional Khusus (TIK) yang diperoleh dari perilaku-perilaku khusus yang diharapkan dan perilaku-perilaku khusus yang sudah dimiliki siswa.




Dalam proses pengembangan bahan ajar terdapat 7 faktor yang harus dipertimbangkan dalam penyusunannya sehingga bahan ajar tersebut benar-benar menjadi bahan ajar yang efektif dan efisien. Faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut:
1.      Kecermatan isi, berkenaan dengan validitas isi dan keselarasan isi
2.      Ketepatan cakupan, berkenaan dengan keluasaan dan kedalaman materi, serta keutuhan konsep yang dibahas berdasarkan bidang ilmunya
3.      Ketercernaan bahan ajar, berkenaan dengan kemudahan bahan ajar tersebut dipahami dan dimengerti oleh pengguna
4.      Penggunaan bahasa, berkenaan dengan pemilihan ragam bahasa, pemilihan kata, penggunaan kalimat efektif, dan penyusunan paragraf yang bermakna
5.      Perwajahan/pengemasan, berkenaan dengan penataan letek informasi dalam satu halaman cetak
6.      Ilustrasi, berkenaan dengan variasi penyampaian pesan dalam bahan ajar agar lebih menarik, memotrivasi, komunikatif dan membantu pemahaman terhadap isi pesan
7.      Kelengkapan, komponen, berkenaan dengan paket bahan ajar yang dapat berfungsi sebagai komponen utama, komponen pelengkap dan komponen evaluasi.

No comments:

Post a Comment